Sejarah

Menurut buku Kenang-kenangan Dasa Warsa SMA Negeri 1 Magelang tahun 1960 (diriwayatkan oleh B. Soemarto, mantan guru sekolah tersebut), setelah kemerdekaan pendidikan berkembang dengan pesatnya dan sekolah-sekolah didirikan, baik SR, SMP, SMA dan bahkan Universitas. Kota Magelang pun tidak ketinggalan. Pada tahun 1947 didirikan SMA Persiapan di bawah pimpinan Soedarsono (mantan Kepala Jawatan Kebudayaan Pusat) bertempat di gedung Christelijke MULO.

Pengajar-pengajar dipinjam dari berbagai kantor. Kebetulan Magelang memiliki banyak kaum intelektual, karena pada waktu itu Kementrian Kemakmuran dan Kementrian Keuangan dengan segala bagiannya berkedudukan di kota ini. Untuk menarik pemuda-pemuda, pada bulan Juli 1949 oleh pemerintah didirikan SMP dan SMA bertempat di gedung SMP 1 sekarang dengan Ir. Soeroto sebagai direktur. Pada bulan September 1949 didirikan SMA Darurat dengan menempati gedung SMA Al-Iman sekarang, di Jalan Bayeman di bawah pimpinan Siregar. Akhirnya, pada bulan Januari 1950 kedua SMA disatukan, SMA bagian B menempati bekas Ambachtsschool dan bagian C di RST.

Tahun 1952 bagian C tersebut ditutup, sehingga wilayah Karesidenan Kedu hanya mempunyai SMA bagian B. Pada bulan Agustus 1955 SMA bagian C dibuka kembali dilengkapi bagian A yang menempati gedung SMP. Kegiatan belajar mengajar berlangsung pada sore hari. Barulah pada tahun 1959 dengan resmi SMA Negeri Magelang mempunyai gedung sendiri di Jalan Cepaka. Bagian A, B, dan C bersama-sama masuk pagi dengan jumlah 23 kelas dan sekolah ini memiliki 835 orang siswa dan 36 orang guru. Pemimpin pada waktu itu adalah R. Tedjana.

SMA Negeri 1 Magelang disamping menghasilkan siswa-siswinya yang kemudian mendapat kepercayaan masyarakat maupun Pemerintah untuk diserahi jabatan tertentu, juga berhasil pula membina guru-gurunya yang dipercaya pemerintah menjadi Kepala SMA di berbagai tempat. Sekolah ini juga berperan dalam mendirikan SMA-SMA yang lain di Karesidenan Kedu. Pada tahun 1983, Kepala SMA Negeri 1 Magelang saat itu mendapat tugas untuk mengelola berdirinya SMA Negeri UGB di Kota Mungkid yang terletak di Jalan Letnan Tukiyat Kota Mungkid dan sekarang bernama SMA Negeri 1 Kota Mungkid. Salah satu guru SMA Negeri 1 Magelang juga menjadi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Mungkid tersebut. Sedangkan pada tahun 1985, salah seorang guru SMA Negeri 1 Magelang juga mendapat tugas mengelola berdirinya SMA Negeri UGB di Kota Magelang yang menempati bekas gedung SPG Negeri Magelang di Jalan Medang 17 Kota Magelang yang selanjutnya hingga kini disebut SMA Negeri 3 Magelang.